Pengertian Osmoregulasi Hubungannya dengan Ekskresi Manusia

Posted by Unknown on Saturday, November 30, 2013

Pengertian Osmoregulasi Hubungannya dengan Ekskresi Manusia - Berikut ini Pengertian Osmoregulasi yang merupakan satu hal yang berhubungan dengan Alat Ekskresi pada Manusia.

Ekskresi merupakan proses pengeluaran sisa hasil metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh. Zat sisa metabolisme bersifat racun bagi tubuh. Oleh karena itu kerusakan pada alat ekskresi dapat menyebabkan berbagai penyakit di dalam tubuh. Alat ekskresi juga berfungsi membuang zat-zat yang jumlahnya berlebihan di dalam tubuh.

Osmoregulasi adalah proses mengatur konsentrasi cairan dan menyeimbangkan pemasukan serta pengeluaran cairan tubuh oleh sel atau organisme hidup. Proses osmoregulasi diperlukan karena adanya perbedaan konsentrasi cairan tubuh dengan lingkungan disekitarnya. Jika sebuah sel menerima terlalu banyak air maka ia akan meletus, begitu pula sebaliknya, jika terlalu sedikit air, maka sel akan mengerut dan mati. Osmoregulasi juga berfungsi ganda sebagai sarana untuk membuang zat-zat yang tidak diperlukan oleh sel atau organisme hidup. Pada manusia, proses Osmoregulasi terjadi di Ginjal. Maka ginjal disebut Osmoregulator.

Hal ini berkaitan dengan sistem osmoregulasi, yaitu pengaturan keseimbangan konsentrasi cairan dalam tubuh. Sistem osmoregulasi menjaga tekanan osmotik cairan tubuh selalu tetap. Osmoregulasi biasanya berkaitan dengan pengaturan jumlah air dan garam mineral dalam tubuh. Organ ekskresi manusia berupa ginjal, kulit, hati, dan paru-paru.

Semua sistem dalam tubuh manusia saling bekerjasama dan membentuk satu kesatuan untuk mendukung kehidupan setiap individu. Oleh karena itu gangguan terhadap salah satu sistem atau bagian dari suatu sistem akan berpengaruh terhadap mekanisme kerja sistem yang lain.

More aboutPengertian Osmoregulasi Hubungannya dengan Ekskresi Manusia

PTK Penjas Kelas IV BAB II Kajian Pustaka Lempar Turbo

Posted by Unknown

PTK Penjas Kelas IV BAB II Kajian Pustaka Lempar Turbo - Berikut ini Contoh PTK Penjas Kelas IV BAB II Kajian Pustaka tentang Lempar Turbo dengan judul "PENERAPAN ALAT BANTU MODIFIKASI PELEPAH DAUN PISANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LEMPAR TURBO PADA SISWA KELAS IV SD TAHUN PELAJARAN"

BAB II
Kajian Pustaka

A.    Kajian Teori
1.    Atletik
a.    Pengertian Atletik

Atletik adalah cabang olahraga yang memerlukan kekuatan, kelincahan, daya tahan, dan kecepatan. Atletik terdiri atas nomor-nomor lari, jalan, lompat, dan lempar. Atletik adalah cabang olahraga yang paling tua. Atletik sudah dikenal manusia sejak zaman dahulu. Atletik banyak diperlombakan dalam pertandingan olahraga. (Olih, dkk. 2010: 15).

Atletik adalah aktivitas jasmani atau latihan jasmani yang berisikan gerak alamiah atau wajar seperti jalan, lari, lompat, dan lempar. Atletik dilakukan di semua negara, karena nilai edukatif yang terdapat di dalamnya juga memegang peranan penting dalam pengembangan kondisi fisik, sehingga dapat menjadi dasar pokok untuk pengembangan atau peningkatan prestasi yang optimal bagi cabang olahraga lain dan bahkan diperhitungkan sebagai ukuran kemajuan suatu negara, khususnya dalarn prestasi olahraga (Ballesteros, 1979).

Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) (http://id.wikipedia.org/wiki/Atletik)

b.    Pengertian Lempar Turbo

Lempar turbo adalah olahraga atletik lempar lembing bagi anak SD. Lempar turbo adalah dasar dari lempar lembing. Lempar lembing terdiri dari dua kata yaitu lempar dan lembing. Lempar yang berarti usaha untuk membuang jauh-jauh, dan lembing adalah tongkat yang berujung runcing yang dibuang jauh-jauh (Munasifah, 2008:4).

Lempar lembing adalah salah satu nomor yang terdapat dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan alat bulat panjang yang berbentuk tombak dengan cara melempar sejauh-jauhnya (PASI, 1988:43). Menurut Jerver (1996:142) Lempar lembing adalah suatu gerakan antara sentuhan tangan dengan menggunakan benda yang berbentuk panjang berusaha untuk melempar sejauh mungkin. Untuk memperoleh jauhnya lemparan diperlukan kekuatan dan kecepatan gerak serta sudut pada saat lembing meninggalkan tangan.

Berdasarkan pendapat di atas, lempar turbo adalah salah satu nomor yang terdapat dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan alat bulat agak panjang yang berbentuk menyerupai tombak yang memiliki sayap pada sisinya yang terletak pada ujung belakang dan dilakukan dengan cara melempar sejauh-jauhnya.

2.    Pengertian Belajar

Belajar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993:13) adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Pengertian belajar menurut Suharsimi Arikunto (1993:19) adalah suatu proses yang terjadi karena adanya usaha untuk mengadakan perubahan terhadap diri manusia yang melakukan, dengan maksud memperoleh perubahan dalam dirinya, baik berupa pengetahuan, keterampilan, ataupun sikap.

Dari beberapa pendapat di bawah dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku dalam berbagai aspek kepribadian, (yang idealnya) perubahan tersebut merupakan perubahan positif, diperoleh karena yang bersangkutan menghendaki perubahan, dan perubahan itu dicapai melalui tahapan latihan dan atau pengalaman.

3.    Pengertian Hasil Belajar


Menurut Sudjana (Padmono, 2002:37) menyatakan bahwa hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa atau mahasiswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.
Menurut Mulyono Abdurrahman (2003:37) “Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar”. Dalam kegiatan pembelajaran tujuan yang ingin dicapai ditentukan sebelumnya. Anak yang dikatakan berhasil adalah mereka yang dapat mencapai tujuan-tujuan pelajaran yang telah ditentukan sebelumnya.

Dimyati dan Mujiono (2006:3) memaparkan bahwa “Hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar”. Hasil belajar merupakan pencapaian tujuan pengajaran dan kemampuan mental siswa. Setelah selesai mempelajari materi, diadakan evaluasi hasil belajar untuk mengetahui tingkat pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya, sebelum dilanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi.

Berdasarkan teori di bawah dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Hasil belajar merupakan penguasaan berbagai macam keterampilan, pengetahuan setelah siswa memperoleh pengalaman belajar. Dalam kegiatan pembelajaran tujuan yang ingin dicapai ditentukan sebelumnya. Anak yang dikatakan berhasil adalah mereka yang dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya.

B.    Kerangka Berpikir

Pada studi awal pelaksanaan pembelajaran lempar turbo dilakukan secara langsung dengan menggunakan turbo. Siswa kurang berminat karena siswa menganggap bahwa turbo itu berat dan susah untuk melemparnya, sehingga hasil belajar siswa rendah.

Pada siklus I pembelajaran menggunakan turbo modifikasi guru, sehingga hasil belajar meningkat, namun belum mencapai tingkat ketuntasan yang diharapkan karena siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran.

Pada siklus II pembelajaran menggunakan turbo modifikasi siswa, sehingga siswa lebih aktif karena menggunakan media buatan sendiri. Suasana kompetisi muncul, siswa bersaing untuk melakukan lemparan dengan turbo modifikasi sendiri, sehingga siswa menjadi lebih aktif dan hasil belajar siswa meningkat.

C.    Hipotesis Tindakan
Berdasarkan kerangka berpikir di atas, diduga melalui penerapan modifikasi pelepah daun pisang dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan tentang lempar turbo.

Berdasarkan dugaan tersebut di atas, hipotesis tindakan penelitian ini adalah “Penerapan modifikasi pelepah daun pisang dapat meningkatkan hasil belajar lempar turbo pada siswa kelas IV SD."

Demikian Contoh PTK Penjas Kelas IV BAB II Kajian Pustaka Lempar Turbo, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan referensi.

Baca juga:


PTK Penjas Kelas IV BAB III Prosedur Penelitian Lempar Turbo

More aboutPTK Penjas Kelas IV BAB II Kajian Pustaka Lempar Turbo

PTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah Lempar Turbo

Posted by Unknown

PTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah Lempar Turbo - Berikut ini Contoh PTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah tentang Lempar Turbo dengan judul "PENERAPAN ALAT BANTU MODIFIKASI PELEPAH DAUN PISANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LEMPAR TURBO PADA SISWA KELAS IV SD TAHUN PELAJARAN"

BAB I
Latar Belakang Masalah
Kondisi nyata di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga, sarana, dan media pembelajaran sangat jarang dilakukan oleh guru ketika melaksanakan pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah mahalnya sarana dan media pembelajaran tersebut.

Pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar hendaknya didukung oleh sarana dan media yang layak dan berkualitas, sehingga akan mendukung keberhasilan pembelajaran itu sendiri. Dengan penggunaan sarana dan media pembelajaran yang lengkap akan berpengaruh pada keaktifan dan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan.

Di SD, ketersediaan sarana dan media bantu pembelajaran belum sepenuhnya tercukupi. Ada beberapa sarana dan media bantu pembelajaran yang belum dimiliki, di antaranya alat bantu pembelajaran lempar turbo, sehingga pembelajaran tersebut masih sangat sulit dilaksanakan.

Hasil belajar siswa masih rendah, terbukti, hasil evaluasi menunjukkan bahwa baru 40% siswa yang telah dapat melakukan lempar turbo dengan baik dan benar dan sisanya 60% siswa masih belum menguasai teknik lempar turbo dengan baik dan benar. Kondisi demikian apabila dibiarkan akan mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa. Hal tersebut menunjukkan adanya suatu permasalahan yang harus dicari jalan keluarnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan semacam tindakan yang dilaksanakan secara kolaboratif, yaitu tindakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan lempar turbo.

Tindakan tersebut adalah menerapkan media bantu modifikasi "pelepah daun pisang" untuk dapat membantu siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran untuk dapat melakukan lempar turbo dengan baik dan benar. Penerapan media bantu pembelajaran yang dimodifikasi diharapkan dapat meningkatkan penguasaan siswa terhadap teknik lempar turbo.

Alasan penggunaan media bantu modifikasi "pelepah daun pisang" tersebut adalah untuk mengatasi keterbatasan sarana dan media bantu yang ada di sekolah, media bantu pelepah daun pisang sangat mudah dan murah didapatkan di lingkungan, siswa merasa senang dan percaya diri dengan hasil karya media pembelajaran sendiri, sehingga tidak merasa bosan, dengan media bantu buatan sendiri, kepercayaan diri siswa meningkat, sehingga menumbuhkan nilai kompetisi antar siswa yang positif.

B.    Rumusan Masalah
Bagaimanakah penerapan alat bantu modifikasi pelepah daun pisang dapat meningkatkan hasil belajar lempar turbo siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran?

C.    Tujuan Penelitian
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lempar turbo siswa melalui penerapan alat bantu modifikasi pelepah daun pisang pada siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran.

D.    Manfaat Hasil Penelitian
  1. Bagi Guru, dapat menerapkan alat bantu pembelajaran yang menyenangkan, khususnya untuk meningkatkan kemampuan lempar turbo siswa dalam pembelajaran atletik.
  2. Bagi Siswa, penelitian bermanfaat bagi siswa yang bermasalah dalam mengikuti pembelajaran atletik lempar turbo dengan cara konvensional.
  3. Bagi Sekolah, membantu memperbaiki pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah.
Demikian  Contoh PTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah Lempar Turbo, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi.

Baca juga:
PTK Penjas Kelas IV Abstrak Lempar Turbo


Demikian PTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah Lempar Turbo, semoga bermanfaat.
More aboutPTK Penjas Kelas IV BAB I Latar Belakang Masalah Lempar Turbo

5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional

Posted by Unknown on Friday, November 29, 2013

5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional - Dalam perdagangan internasional dikenal istilah neraca pembayaran atau dalam bahasa Inggrisnya balance of payment.

Neraca pembayaran adalah ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan (yang terdiri dari neraca perdagangan, neraca jasa dan transfer payment) dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial.

Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi.
  1. Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
  2. Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.
Neraca pembayaran pada dasarnya terdiri atas 5 neraca bagian yang saling berhubungan, yaitu:
  1. Neraca Perdagangan (Balance of Trade). Neraca perdagangan adalah daftar atau neraca yang berisi perbandingan antara besarnya nilai ekspor dengan nilai impor suatu negara dalam dalam jangka waktu 1 tahun. Apabila nilai ekspor lebih besar dari impor maka negara mengalami surplus dalam neraca perdagangan. Tetapi jika nilai ekspor lebih kecil daripada impor maka negara mengalami defisit dalam neraca perdagangan. Neraca perdagangan surplus disebut juga neraca perdagangan aktif. Sedangkan neraca perdagangan defisit disebut juga neraca perdagangan pasif.
  2. Neraca Jasa. Neraca jasa adalah neraca yang mencatat transaksi jasa yang diselenggarakan dan diterima suatu negara terhadap negara lain selama jangka waktu 1 tahun. Misalnya jasa pengangkutan, asuransi, pariwisata, jasa perdagangan, dan jasa perbankan.
  3. Neraca Hasil Modal. Neraca hasil modal adalah neraca yang mencatat semua pembayaran dan penerimaan bunga, deviden, upah tenaga asing, serta hadiah-hadiah dari luar negeri.
  4. Neraca Lalu Lintas Modal (Capital Account). Neraca lalu lintas modal adalah neraca yang mencatat segala kredit atau pinjaman dari luar negeri dan segala kredit/pinjaman yang diberikan kepada negara lain. Dalam neraca ini juga dicatat jual beli efek, penanaman modal asing, bantuan luar negeri, serta pembayaran utang luar negeri.
  5. Neraca Lalu Lintas Moneter (Monetery Account). Neraca lalu lintas moneter adalah neraca yang mencatat dan memperlihatkan perkembangan/perubahan cadangan devisa suatu negara. Cadangan tersebut terdiri dari emas dan devisa.
More about5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional

5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Posted by Unknown

5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia - Selain pengaruh atau dampak positif, perdagangan internasional juga memberikan dampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Berikut ini pengaruh atau Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia:
  1. Kelangsungan Hidup Produk Dalam Negeri Teracam. Kelangsungan hidup produksi dalam negeri dapat terancam karena perdagangan internasional dapat membuka peluang dan kesempatan masuknya produk luar negeri ke dalam negeri sehingga bagi produk dalam negeri yang kualitasnya rendah tentu akan kalah bersaing dan tidak laku di pasaran. Sedangkan produk luar negeri yang proses pembuatannya lebih maju dan modern tentu saja kualitasnya lebih baik akan laku dan menguasai pasaran.
  2. Menyempitnya Pasar Produk Dalam Negeri. Dengan masuknya produk luar negeri ke dalam negeri tentu akan mengurangi pasar di dalam negeri. Sehingga pasar dalam negeri yang semula dikuasai oleh produk dalam negeri, perlahan-lahan akan dapat digeser dan dikuasai oleh produk luar negeri.
  3. Hancurnya Industri Dalam Negeri. Bagi industri kecil yang kemampuan modalnya kecil dan daya saingnya rendah sudah pasti akan kalah bersaing dengan pengusaha asing. Akibatnya banyak pengusaha dalam negeri yang bangkrut atau menutup usahanya. Maka untuk mencegah hal ini pemerintah melakukan proteksi guna melindungi produksi dalam negeri dari serbuan produk-produk luar negeri.
  4. Meningkatnya Pengangguran. Banyaknya perusahaan yang bangkrut atau gulung tikar karena kalah bersaing dengan perusahaan asing yang menjual produknya di Indonesia, mengakibatkan banyaknya tenaga kerja yang di-PHK sehingga menyebabkan pengangguran meningkat dan daya beli masyarakat menurun.
  5. Terjadinya Utang Luar Negeri. Dalam perdagangan internasional apabila ekspor negara kita lebih kecil daripada impor, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya hutang luar negeri. Padahal untuk membayar hutang tersebut Indonesia harus membayar dengan devisa, akibatnya devisa Indonesia berkurang dan perekonomian dalam negeri akan terganggu.
More about5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Posted by Unknown

6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia - Perdagangan Internasional berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Pengaruh perdagangan internasional bagi perekonomian Indonesia ada 2 yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Berikut ini pengaruh atau Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia:
  1. Mendorong dan Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi. dapat mendorong tumbuhnya industri-industri dalam negeri untuk mengembangkan usahanya sehingga akan mempercepat pertumbuhan perekonomian dalam negeri, dapat meningkatkan permintaan dan penawaran akan suatu produk. Contoh, berkembangnya industri batik, kerajinan, dan industri tekstil.
  2. Meningkatkan Pendapatan Negara. Melalui perdagangan internasional akan diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber penerimaan negara. Semakin besar ekspor kita maka semakin besar pula devisa yang diperoleh. Dengan meningkatnya pendapatan negara maka pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan kebutuhan negara akan dapat terpenuhi.
  3. Memperluas Lapangan Pekerjaan. Dapat meningkatkan permintaan akan suatu produk. Hal inilah yang mendorong tumbuh dan berkembangnya industri-industri dalam negeri sehingga terciptalah lapangan kerja, yang pada akhirnya dapat mengurangi pengangguran di dalam negeri.
  4. Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat. Adanya perdagangan internasional akan dapat memperluas lapangan kerja dalam negeri, dan banyak masyarakat yang dulunya sulit mencari pekerjaan/menjadi pengangguran sekarang dapat bekerja dan mempunyai penghasilan. Dengan berpenghasilan, masyarakat akan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, yang berarti kesejahteraan hidupnya meningkat.
  5. Meningkatkan Kualitas Produksi. Mengingat banyaknya persaingan dari negara-negara lain dalam perdagangan internasional maka hal itu mendorong setiap negara untuk meningkatkan kualitas produk ekspornya agar bisa laku di pasar internasional dan menang dalam persaingan. Demikian juga dengan negara kita, agar dapat bersaing dengan negara lain maka Indonesia mau tidak mau juga dituntut selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan standar mutu internasional dengan cara menerapkan ilmu pengetahuan dan tehnologi dalam proses produksinya sehingga dapat bersaing dan laku di pasar internasional. Misalnya dengan mengganti peralatan/mesin industri dengan yang lebih modern dan berteknologi.
  6. Memajukan Dunia Perbankan dan Lembaga Keuangan Lain. Dampak positif lain dengan adanya perdagangan internasional adalah semakin majunya lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, karena bagaimanapun dalam perdagangan internasional akan melibatkan lembaga keuangan untuk membantu memperlancar dan mempermudah transaksi dalam pembayaran dalam negara lain. Misalnya, mengatasi perbedaan alat pembayaran antarnegara
More about6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Valas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Posted by Unknown

Valas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional - Apakah valas itu? Perdagangan Internasional tidak sama dengan perdagangan biasa, salah satu perbedaannya adalah alat pembayaran yang digunakannya. Kalau perdagangan biasa di dalam suatu negara, alat pembayarannya adalah uang negara tersebut, sedangkan perdagangan internasional menggunakan alat pembayaran berupa Valas atau valuta asing atau forex atau foreign exchange.

Valuta asing atau valas adalah merupakan alat pembayaran yang digunakan dalam transaksi perdagangan internasional. Adapun wujud dari valuta asing berupa mata uang asing. Tidak setiap mata uang asing dapat dipakai langsung untuk membayar transaksi perdagangan internasional, tetapi harus ditukarkan terlebih dahulu dengan mata uang yang berlaku secara internasional.


Mata uang yang sering digunakan dan berlaku sebagai alat pembayaran dalam transaksi kauangan dan perdagangan internasional disebut hard currency, yaitu mata uang yang nilainya kuat dan relatif stabil serta mengalami apresiasi atau kenaikan nilai terhadap mata uang lain. Contoh dari hard currency adalah mata uang-mata uang dari negara-negara maju seperti dollar Amerika, yen Jepang dan euro.

Sedangkan mata uang yang nilainya lemah dan relatif kurang stabil nilainya serta jarang digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi perdagangan internasional disebut soft currency. Mata uang yang termasuk soft currency ini sering megalami depresiasi atau penurunan nilai mata uang terhadap mata uang lain. Contoh mata uang yang soft currency adalah mata uang dari negara-negara berkembang seperti rupiah Indonesia, kyat Myanmar, kina PapuaNugini, dong Vietnam, peso Filipina dan bath Thailand.

Bagi para importir Indonesia yang mau membayar impor barang dari luar negari harus menukar mata uang rupiah terlebih dahulu di bursa valuta asing atau Money Changer dengan mata uang yang hard currency seperti dollar Amerika sesuai dengan nilai kurs yang berlaku.
More aboutValas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...