Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional

Posted by Unknown on Friday, November 29, 2013

5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional - Dalam perdagangan internasional dikenal istilah neraca pembayaran atau dalam bahasa Inggrisnya balance of payment.

Neraca pembayaran adalah ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan (yang terdiri dari neraca perdagangan, neraca jasa dan transfer payment) dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial.

Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi.
  1. Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
  2. Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.
Neraca pembayaran pada dasarnya terdiri atas 5 neraca bagian yang saling berhubungan, yaitu:
  1. Neraca Perdagangan (Balance of Trade). Neraca perdagangan adalah daftar atau neraca yang berisi perbandingan antara besarnya nilai ekspor dengan nilai impor suatu negara dalam dalam jangka waktu 1 tahun. Apabila nilai ekspor lebih besar dari impor maka negara mengalami surplus dalam neraca perdagangan. Tetapi jika nilai ekspor lebih kecil daripada impor maka negara mengalami defisit dalam neraca perdagangan. Neraca perdagangan surplus disebut juga neraca perdagangan aktif. Sedangkan neraca perdagangan defisit disebut juga neraca perdagangan pasif.
  2. Neraca Jasa. Neraca jasa adalah neraca yang mencatat transaksi jasa yang diselenggarakan dan diterima suatu negara terhadap negara lain selama jangka waktu 1 tahun. Misalnya jasa pengangkutan, asuransi, pariwisata, jasa perdagangan, dan jasa perbankan.
  3. Neraca Hasil Modal. Neraca hasil modal adalah neraca yang mencatat semua pembayaran dan penerimaan bunga, deviden, upah tenaga asing, serta hadiah-hadiah dari luar negeri.
  4. Neraca Lalu Lintas Modal (Capital Account). Neraca lalu lintas modal adalah neraca yang mencatat segala kredit atau pinjaman dari luar negeri dan segala kredit/pinjaman yang diberikan kepada negara lain. Dalam neraca ini juga dicatat jual beli efek, penanaman modal asing, bantuan luar negeri, serta pembayaran utang luar negeri.
  5. Neraca Lalu Lintas Moneter (Monetery Account). Neraca lalu lintas moneter adalah neraca yang mencatat dan memperlihatkan perkembangan/perubahan cadangan devisa suatu negara. Cadangan tersebut terdiri dari emas dan devisa.
More about5 Neraca Pembayaran Perdagangan Internasional

5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Posted by Unknown

5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia - Selain pengaruh atau dampak positif, perdagangan internasional juga memberikan dampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Berikut ini pengaruh atau Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia:
  1. Kelangsungan Hidup Produk Dalam Negeri Teracam. Kelangsungan hidup produksi dalam negeri dapat terancam karena perdagangan internasional dapat membuka peluang dan kesempatan masuknya produk luar negeri ke dalam negeri sehingga bagi produk dalam negeri yang kualitasnya rendah tentu akan kalah bersaing dan tidak laku di pasaran. Sedangkan produk luar negeri yang proses pembuatannya lebih maju dan modern tentu saja kualitasnya lebih baik akan laku dan menguasai pasaran.
  2. Menyempitnya Pasar Produk Dalam Negeri. Dengan masuknya produk luar negeri ke dalam negeri tentu akan mengurangi pasar di dalam negeri. Sehingga pasar dalam negeri yang semula dikuasai oleh produk dalam negeri, perlahan-lahan akan dapat digeser dan dikuasai oleh produk luar negeri.
  3. Hancurnya Industri Dalam Negeri. Bagi industri kecil yang kemampuan modalnya kecil dan daya saingnya rendah sudah pasti akan kalah bersaing dengan pengusaha asing. Akibatnya banyak pengusaha dalam negeri yang bangkrut atau menutup usahanya. Maka untuk mencegah hal ini pemerintah melakukan proteksi guna melindungi produksi dalam negeri dari serbuan produk-produk luar negeri.
  4. Meningkatnya Pengangguran. Banyaknya perusahaan yang bangkrut atau gulung tikar karena kalah bersaing dengan perusahaan asing yang menjual produknya di Indonesia, mengakibatkan banyaknya tenaga kerja yang di-PHK sehingga menyebabkan pengangguran meningkat dan daya beli masyarakat menurun.
  5. Terjadinya Utang Luar Negeri. Dalam perdagangan internasional apabila ekspor negara kita lebih kecil daripada impor, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya hutang luar negeri. Padahal untuk membayar hutang tersebut Indonesia harus membayar dengan devisa, akibatnya devisa Indonesia berkurang dan perekonomian dalam negeri akan terganggu.
More about5 Dampak Negatif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Posted by Unknown

6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia - Perdagangan Internasional berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Pengaruh perdagangan internasional bagi perekonomian Indonesia ada 2 yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Berikut ini pengaruh atau Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia:
  1. Mendorong dan Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi. dapat mendorong tumbuhnya industri-industri dalam negeri untuk mengembangkan usahanya sehingga akan mempercepat pertumbuhan perekonomian dalam negeri, dapat meningkatkan permintaan dan penawaran akan suatu produk. Contoh, berkembangnya industri batik, kerajinan, dan industri tekstil.
  2. Meningkatkan Pendapatan Negara. Melalui perdagangan internasional akan diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber penerimaan negara. Semakin besar ekspor kita maka semakin besar pula devisa yang diperoleh. Dengan meningkatnya pendapatan negara maka pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan kebutuhan negara akan dapat terpenuhi.
  3. Memperluas Lapangan Pekerjaan. Dapat meningkatkan permintaan akan suatu produk. Hal inilah yang mendorong tumbuh dan berkembangnya industri-industri dalam negeri sehingga terciptalah lapangan kerja, yang pada akhirnya dapat mengurangi pengangguran di dalam negeri.
  4. Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat. Adanya perdagangan internasional akan dapat memperluas lapangan kerja dalam negeri, dan banyak masyarakat yang dulunya sulit mencari pekerjaan/menjadi pengangguran sekarang dapat bekerja dan mempunyai penghasilan. Dengan berpenghasilan, masyarakat akan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, yang berarti kesejahteraan hidupnya meningkat.
  5. Meningkatkan Kualitas Produksi. Mengingat banyaknya persaingan dari negara-negara lain dalam perdagangan internasional maka hal itu mendorong setiap negara untuk meningkatkan kualitas produk ekspornya agar bisa laku di pasar internasional dan menang dalam persaingan. Demikian juga dengan negara kita, agar dapat bersaing dengan negara lain maka Indonesia mau tidak mau juga dituntut selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan standar mutu internasional dengan cara menerapkan ilmu pengetahuan dan tehnologi dalam proses produksinya sehingga dapat bersaing dan laku di pasar internasional. Misalnya dengan mengganti peralatan/mesin industri dengan yang lebih modern dan berteknologi.
  6. Memajukan Dunia Perbankan dan Lembaga Keuangan Lain. Dampak positif lain dengan adanya perdagangan internasional adalah semakin majunya lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, karena bagaimanapun dalam perdagangan internasional akan melibatkan lembaga keuangan untuk membantu memperlancar dan mempermudah transaksi dalam pembayaran dalam negara lain. Misalnya, mengatasi perbedaan alat pembayaran antarnegara
More about6 Dampak Positif Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Valas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Posted by Unknown

Valas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional - Apakah valas itu? Perdagangan Internasional tidak sama dengan perdagangan biasa, salah satu perbedaannya adalah alat pembayaran yang digunakannya. Kalau perdagangan biasa di dalam suatu negara, alat pembayarannya adalah uang negara tersebut, sedangkan perdagangan internasional menggunakan alat pembayaran berupa Valas atau valuta asing atau forex atau foreign exchange.

Valuta asing atau valas adalah merupakan alat pembayaran yang digunakan dalam transaksi perdagangan internasional. Adapun wujud dari valuta asing berupa mata uang asing. Tidak setiap mata uang asing dapat dipakai langsung untuk membayar transaksi perdagangan internasional, tetapi harus ditukarkan terlebih dahulu dengan mata uang yang berlaku secara internasional.


Mata uang yang sering digunakan dan berlaku sebagai alat pembayaran dalam transaksi kauangan dan perdagangan internasional disebut hard currency, yaitu mata uang yang nilainya kuat dan relatif stabil serta mengalami apresiasi atau kenaikan nilai terhadap mata uang lain. Contoh dari hard currency adalah mata uang-mata uang dari negara-negara maju seperti dollar Amerika, yen Jepang dan euro.

Sedangkan mata uang yang nilainya lemah dan relatif kurang stabil nilainya serta jarang digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi perdagangan internasional disebut soft currency. Mata uang yang termasuk soft currency ini sering megalami depresiasi atau penurunan nilai mata uang terhadap mata uang lain. Contoh mata uang yang soft currency adalah mata uang dari negara-negara berkembang seperti rupiah Indonesia, kyat Myanmar, kina PapuaNugini, dong Vietnam, peso Filipina dan bath Thailand.

Bagi para importir Indonesia yang mau membayar impor barang dari luar negari harus menukar mata uang rupiah terlebih dahulu di bursa valuta asing atau Money Changer dengan mata uang yang hard currency seperti dollar Amerika sesuai dengan nilai kurs yang berlaku.
More aboutValas Alat Pembayaran Perdagangan Internasional
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...